Posted by: phb7 | April 19, 2009

Bagaimana merencanakan sebuah aktifitas pengangkatan ( Lifting Plan ).

12

Turning Above Slug catcher Platform (great multilift)

Crane sekarang menjadi equipment utama dalam suatu konstruksi.
Tanpa perencanaan dan pengawasan yang cukup, kecelakaan crane bisa terjadi. Jika sesuatu ada yang salah, konsekuensinya adalah kerusakan property (property damaged) yang juga dapat mengakibatkan kehilangan nyawapun bisa terjadi (fatality).

23

crane tipping

Perencaanaan yang baik dapat menghindarkan dari bencana tersebut.
Berikut penulis ingin memberikan gambaran tentang tahap yang harus dilakukan dalam membuat lifting plan.
Mengetahui batas-batas yang diperlukan.
Satu yang diperlukan untuk melakukan suatu pengangkatan adalah organisasi chart personel yang terlibat, dan ini membutuhkan orang yang kompeten di bidang lifting dan pernah mengikuti kursus2.
Organisasi ini akan menjadi sangat penting apabila lifting operation tersebut dilakukan oleh pihak ketiga (subcont). Misalnya perusahaan konstruksi ingin mengangkat satu vessel kemudian mengundang salah satu lifting spesialis untuk mengerjakannya.
34
Contoh organization chart versi subcontractor vs penyewa.

Dalam BS7121 dijelaskan bahwa “An appointed person is competent, with sufficient training, technical knowledge and experience, to develop a safe system of work for lifting operations, in order to satisfy the needs of the employing organization”.

Site Visit

Personel yang ditunjuk akan memulai perencanaan dengan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan untuk memenuhi spec dari owner. Personel tsb akan mengecek ke lapangan untuk kondisi actual sebgai informasi yang dibutuhkan, serta memahami apa yang akan dibutuhkan nantinya.

Site visit pertama, dia akan melihat akses dan point untuk posisi crane dan barang yang akan diangkat nantinya. Kondisi dari ground untuk posisi crane sangat penting untuk dicheck karena ini merupakan pondasi dari seluruh beban yang ada (berat crane dan berat barang yang akan diangkat). Disini dia akan melakukan analisis apakah perlu memakai kayu sebagai bantalan atau cukup meratakan ground yang ada.
Sering dalam lifting crane path ini diacuhkan, tidak sedikit crane tipping disebabkan karena crane path yang kurang.

41

Crane path sangat diperlukan untuk crane kapasitas besar
Obstruction yang ada pada saat pelaksanaan lifting sangat perlu diperhatikan jangan samapai barang yang diangkat nantinya akan standby lama hanya untuk menunggu untuk membongkar sesuatu yang menghalangi instalasi.

51

Memperkirakan actual obstruction sangat diperlukan, bukan hanya me-refer drawing lifting plan saja

Yang kedua, personel tersebut akan mengumpulkan informasi yang dibutuhkan nantinya, yaitu :
• Deskripsi pengangkatan, barang yang diangkat berupa apa typenya, apakah vessel, framing atau mesin?
• Berat, apakah berat bersih dan berat kotornya sudah diketahui, dan pastikan sudah ada penambahan safety factor dan penambahan berat dari hook crane dan rigging arrangement (sling, shackle,etc)
• Jumlah crane yang dibutuhkan, ada case diman barang tesebut sebenarnya dapt diangkat dengan satu crane, Karen aterlalu bnayak obstruction jadi diangkat menggunakan 2 crane.
• Dimensi, Apakah sudah diketahu letak titik berat dari barang yang akan diangkat nantinya selama dan setelah diangkat.
• Lifting points, apakah sudah sesuai lokasi dari lifting pointnya, maksudnya disini adalah apakah nanti barang yang akan diangkat tidak dalam kondisi miring sewaktu diangkat.

The Crane

Setelah memperhitungkan barang yang akan diangkat untuk selanjutnya dalam pemilihan crane yang diperlukan. Contohnya, untuk kondisi tanah yang terlalu lunak untuk mobile cranes, disarankan untuk memakai type crawler crane.
Yang harus diperhatikan tentang crane ini adalah :
• Sertifikat yang masih berlaku
• Kemampuan dan batas dari setiap jenis crane

61

contoh crane chart
• Metode crane tersebut bekerja
• Dimensi dan berat crane, dalam mobilisasi dan perakitan untuk siap bekerja
• Kalkulasi perhitungan kapasitas crane versus berat barang yang akna diangkat.
• Pada waktu pelaksanaan check list harus harian sudah ada.

Accessories

Accessories disini adalah wire rope slings, shackle, chain slings, webbing sling, etc. pemilihan aksesori ini harus sesuai dengan kebutuhan dan bebas dari kerusakan (istilahnya certificate valid).

72

Shackle

71

Wire Rope Sling
Pemilihan aksesoris ini dibutuhkan masukan dari pihak lain, karena menurut pengalaman saya antara user (rigger) dan engineer harus konsultasi sebelum pelaksanaan sebuat lifting operation. Disini rigger dengan pengalamannya dan sang engineer dengan ilmu teorinya disatukan untuk mendapatkan hasil yang optimal.

Hal yang diperhatikan :
• The safe working load (SWL) atau working load limit (WLL) dai aksesoris yang akan digunakan.

81• Jumlah dan type aksesoris
• Jumlah leg untuk sling
• Kesesuaian koneksi antar aksesoris (contoh, shackle dengan sling)
• Sudut pengangkatan antara sling perlu dihiting.

10

Hindari penggunakan aksesoris yang palsu, sekarang banyak ditemukan lifting gear aspal (asli tapi palsu)

111
Asli dan palsu
Yang terakhir, dalam setiap pengangkatan yang berat (heavy lifting) agar selalu diadakan tool box meeting untuk menggambarkan kondisi pada saat itu, sehingga informasi ini akan sampai ke semua orang yang terlibat.

Oke cukup sekian penjelasan dari saya mengenai aktifitas yang harus dilakukan sebelum memulai suatu pengangkatan.
Ingat keluarga menanti dirumah, jadi lakukan dengan aman dan sesuai budget

Ada satu gambar yang merupakan pengalaman dari author, disini ada kombinasi antara heavy lifting dan skidding system.
Perlu dibutuhkan perencanaan yang matang dan koordinasi antara engineer dan user (dalam hal ini para rigger) sehingga dihasilkan hasil yang maksimal.

Dalam case ini perlu dilakukan assessment mengenai integrity dari dec tersebut, karena deck tsb tidak didesign untuk menerima beban di point sewaktu skidding)
Apakah nantinya dibutuhkan perkuatan di posisi framingnya atau tidak)

Data2 mengenai lifting ini adalah sebagai berikut
Loading : Slug Catcher weight 220 T (excluded skidshoe for skidding)
Crane arrangement : AM 11320 (450 T), AM 9310 (225 T) dan Kobelco 2500 (250 T).
Skidding arrangement : Winch SMS (load test cap 15 T) 2 EA
Skidshoe : 4 EA (with wood for shoe)

121
Handling by 3 cranes

12-1

Handling by one crane

See u in nex trigging & lifting article

From the man with very interested to the heavy lifting operation/marine operation especially for Oil & Gas Industry.

About these ads

Responses

  1. keren coy…

    keep posting !!!

  2. MAntap

  3. lebih bagus ada video

  4. manteb…..

  5. gak bagus pun….
    =b

  6. ihh…
    bgus kok,kamu jha yang bilang gak ngerti.
    wong deso koe…

  7. Kalo boleh tau photo (gambar) tsb diatas diambil dari lokasi mana ya..?

  8. i like your job because its a my job to drydock dubai company


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

%d bloggers like this: